fuse, bikin file system sendiri

November 28, 2007

iseng-iseng membaca buku operating system andrew tanenbaum, ada bahasan file system yang cukup menarik. trus kepikiran bikin file system sendiri. tanya mbah google. ada yang namanya fuse. bahkan ntfs-3g dibuat berdasarkan fuse. well jadi tertarik pokoknya diembat la

kontroversi pemasaran proprietary software

October 21, 2007
Tulisan ini dipicu saat membaca tulisan http://freesoftwaremagazine.com yang berjudul "free as free milk". Sebelum membaca artikel itu saya menganggap angin lalu untuk pembicaraan hal-hal antara lain:
 
- Sistem operasi  pertama orang-orang di Indonesia adalah Microsoft Window
- Masyarakat lebih senang dan seringkali membajak software microsoft dibandingkan membeli ,alih-alih hijrah ke free software
- Windows digunakan sebagai OS pada pelajaran informatika di sekolah tingkat SMP, saya sudah melihat sendiri buku adik saya yang sayangnya menjadi standar  pendidikan informatika, sedih juga melihat kenyataan ini mereka belajar sesuatu yang menurut saya ilegal. Tidak smua sekolah mengantungi sertifikasi Microsoft untuk pendidikan
- Bahasa pemrograman favorit lulusan D3 Informatika adalah .NET (hal ini berdasar pengamatan saya)
 
Microsoft sendiri mengakui bahwa orang-orang lebih banyak memilih membajak software mereka daripada tidak memakai sama sekali. menurut saya tidak perlu dipermasalahkan toh suatu saat mereka akan sadar kebergantungan ke Microsoft itu sangat menyiksa kecuali memang anda sudah cinta mati terhadap produk-produk perusahaan software ini dan rela mengorbankan apapun demi mereka (uang, cara pandang). Ternyata sikap saya salah. Tidak semua orang seberuntung saya yang akhirnya menyadari untuk memakai free software. Sebagai informatikawan adalah tugas mulia untuk menyadarkan masyarakat atas kebergantungan yang tidak beralasan dan sebagai marketer hilangnya pemikiran akan kebebasan konsumen memilih yang terbaik untuk dirinya

Gratis layaknya susu gratis

Strategi pasar dari Microsoft disebut free as free milk karena pernah dilakukan oleh perusahaan susu . Yang pada tahun 1977 mengakibatkan kampanye penolakan terhadap perusahaan ini karena memasarkan susu pengganti ASI. Pendek cerita perusahaan ini melalui agen-agennya memberikan susu gratis kepada ibu-ibu setelah mereka melahirkan. Mereka berbohong tentang keuntungan mengganti ASI dengan susu ini. Dan mengajak para ibu untuk tidak menyusui anak mereka. Terang saja pengeluaran ASI akan terhenti jika sang ibu tidak menyusui dalam beberapa hari (dipicu oleh hormon). Hal ini tentu saja membentuk ketergantungan pada produk tersebut. Ketika sang ibu kehabisan contoh gratis dia akan menyadari bahwa dia tidak dapat menyusui anaknya lagi dan harus membeli susu tadi.

Pemakaian pengganti ASI pada negara berkembang telah membuktikan secara langsung maupun tidak langsung bertanggung jawab terhadap beberapa masalah kesehatan pada bayi. Di sisi lain, ASI adalah nutrsi terbaik yang didapatkan bayi dari sang ibu. Dan tidak hanya menyediakan nutris namun antibodi untuk melindungi bayi dari beberapa penyakit. Mempererat hubungan ibu dan anak.

Dengan strategi pasar yang dijalankan perusahaan susu baik ibu dan anak kehilangan banyak keuntungan dari menyusui di saat sang perusahaan mendapatkan keuntungan dari kebergantungan pada susu mereka. Tentu saja kampanya penolakan berbuah hasil yang menyebabkan WHO mendirikan kode internasional pemasaran pengganti ASI yang melarang beberapa strategi pasar untuk penjulan produk ini.

Perlu diketahui strategi ini adalah strategi umum saya rasa semua orang yan belajar di fakultas ekonomi mengetahui stategi ini secara gamblang. Biasanya pengantar yan diberikan adalah perusahaan Rockfeller yang memberikan kompor gratis untuk menjual minyak pada negara-negara berkembang.

Susu gratis microsoft, siapa yang mau?

beberapa tahun belakangan, Microsoft telah melakukan kampanyae psara yang intesinf pada negara-negara berkembang yang meyakinkan softwarenya dipakai di institusi pendidikan. Termasuk diskon lisensi kepada pemerintah, academic alliance, student ambassador , micosoft innovation centre menyediakan trainer bahkan memberikan secara cuma-cuma yang terjadi saat ini adanya event besar imagine cup dan para pesertanya diberikan beberapa development software Microsoft secara cuma-cuma.

Dan mereka mengklaim melakukannya untuk generasi masa depan. Yang akan memberikan keuntungan kepada pada murid saat ini. Yakin? Pada bab selanjutnya akan dijelaskan tujuan dan dampak dari strategi ini

mengganti produk alami

seperti pengganti asi. Software berbayar (proprietary) mengganti pa yang alami untuk kita yaitu: berbagi pengetahuan untuk meningkatkan hidup berbagi informasi itu sealamiah bernafas. Sejarah dari seni, ilmu dan teknologi adalah komposisi dari langkah peningkatan untuk membangun dari pengetahuan sebelumnya. Bahakan pencipatanan novel dan teori revolusioner pada beberapa tingkat berdasarkan yang sebelumnya dikeathui. Newton melihat lebih jauh dengan berdiri pada pundak raksasa; komputer pribadi ada karena ciptaan sebelumnya, dari telegraph ke IC.

Proprietary software, adalah jenis yang microsoft jual, diditribusikan dalam bentuk binary. Bentuk ini dimaksudkan untuk dijalankan oleh mesin tetapi tidak untuk dibaca oleh manusia. Dalam bentuk binary kamu hanya dapt mengeksekusi. Kamu juga harus menerima lisensi yang membatasi cara kamu menggunakan software, jumlah tempat penginstallan.

Sebaliknya, free software atau open source software. Didistribusikan dalam kode program. Semua orang yang familiar dengan bahasa pemrograman dapat membaca, mempelajari bahkan meningkatkannya. Karena lisensi free software mengizinkan modifikasi dan pendistribusian ulang dari kode, sehinggan setipa orang dapat berkontribuysi dalam pengembanganya dan keuntungan dari hasil. Free software is free as in free speech not as in free milk.

Membuat ketergantungan

ketika perusahaan software terbesar di dunia mulai untuk memberikan produkanya. Motivasi dari strategi mereka harus benar-benar diperhatikan secara hati-hati. Contohnya “Fresh start for donated computer program” menyediakan komputer bekas sumbangan dengan os windows. Jika bank swiss mendonasikan dana untuk komputer bekas ke sekolah di indonesia, microsoft akan menyediakan software secara gratis, untuk beberpa tahun, guru dan murid tak perlu membayar software, tetapi ketika institusi menerima komputer baru atau ketika lisensi habis. Apa yang akan kita lakukan? Mereka pasti cenderung untuk membayar lisensi software yang mereka sudah terlatih menggunakannya atau mereka tetap menggunakan tanpa membayar lisensi. Juru bicara microsoft mengatakan di beberapa perhelatan bahwa microsoft lebih menyukai orang-orang memakai kopi ilegal dari produk microsoft daripada tidak menggunakan sama sekali.

Ketergantungan terhadap pengganti ASI berlangsung sampai periode menyusui berakhir, dan dapat menyebabkan bahaya selama waktu itu. Tetapi ketergantungan dari sekelompok orang terhadap proprietary software sistem akan berlanjut selam platform itu ada atau sampai mereka dilatih untuk menggunak sistem alternatif. Efek ini bahkan sengaja dikuatkan microsoft dengan menggunakan format file tertutup pada aplikasi populer, seperti office.

Pemberian microsoft sejak awal adalah bagian dari rencana untuk mengatur pasar. Saat negara-negara berkembang bergantung pada produk mereka. Mereka akan menjadi pembeli yang potensial untuk upgrade ke versi yang lebih baru.

membidik yang paling lemah

strategi pasar microsoft telah menjadi sangat agresif di negara berkembang. Dengan pemberian gratis produk microsft untuk kontak pertam mereka dengan komputer. Dan jika mereka tidak mendapat informasi lebih jauh tentang terdapat alternative yang lebih baik. Dengan in isemua, anak-anak dan murid-murid muda (mahasiswa) adalah target yang sangat menarik untuk kampanye microsoft. Yaitu “pelanggan di masa depan”

kesimpulan

kita telah mengetahui dua perusahaan berbeda jenis yang memberikan contoh gratis produknya untuk menciptkaan ketergantungan di area paling rawan di dunia. Bahkan dengan strategi yang sama microsoft telah menghasilakn gamabran sebuah perusahaan yang peduli akan sosial. Sedangkan perusahaan susu telah menjadi sasaran kamapanye penolakan yang dipaksa untuk mengubah strategi pasarnya.

Hal ini sebenarnya didukung oleh kurangnya perhatian publik terhadap akibat dari proprietary software. Untuk membuat hal ini diketahui. Dan untuk mempromosikan free software pada pendidikan. Adalah sebuah langkah maju untuk menciptakan dunia dimana informasi akan pengetahuan tidak lagi dibatasi bagi orang-orang yang mampu mengusahakannya.

Octave & Gnuplot

October 18, 2007
matlab adalah software yang cukup mahal dan dicari alternatifnya. baru-baru ini aku mencoba salah satu alternatif dari software ini adalah octave yang dilengkapi dengan gnuplot jika kamu butuh untuk menciptakan grafik dari persamaan matriks. yang pasti octave kompatibel terhadap perintah di matlab. tetapi tentu saja interfacenya yang command line agak menyulitkan kita
well.. another alternative from open-source world

Tambah System call di Linux

September 20, 2007

gak ada game kelas berat yang bisa dimainin dilinux jadi iseng-iseng nambah system call di linux. gak susah kok jangan kapok pake linux. gue juga baru pake Februari 2007(nekat gue) setelah terinpirasi oleh abang herdy yang berkomitmen tidak memakai bajakan, adikmu mengambi langkah yang lebih ekstrem bang.., eh September 2007 gue udah otak-atik kernel..buseet dah. linux memaksa kita melampau batas

1.  Download source kernel Linux dari alamat berikut
    http://user.arc.itb.ac.id/incoming/kernel/linux-2.6.22.tar.gz  atau http://www.kernel.org
    Untuk tugas ini dipergunakan source kernel dengan versi rilis 2.6.22.
2.  Extract file tar source kernel tersebut ke direktori /usr/src/ dan rename /usr/src/linux-2.6.x mejadi /usr/src/linux
3.  Edit file /usr/src/linux/arch/i386/kernel/syscall_table.S
4.  Tambahkan .long sys_coba pada akhir file tersebut.
5.  Buatlah sebuah file dengan nama coba.c pada direktori
    usr/src/linux/arch/i386/kernel/
    Buatlah system call yang me-return sebuah nilai sesuai dengan kerangka program di bawah. 
      #include <linux/linkage.h>
      asmlinkage int sys_coba (int arg1, char* arg2) {
        
return(5);
      }

6.  Editlah file usr/src/linux/arch/i386/kernel/Makefile lalu tambahkan
        coba.o pada akhir baris ke 10.
7.  Editlah file /usr/src/linux/include/asm-i386/unistd.h dan tambahkan 
      #define __NR_coba  324
    setelah 
      #define __NR_eventfd    323
8.  Kemudian ubah juga
      #define NR_syscalls     324
    menjadi
      #define NR_syscalls     325
9.  Sekarang compile-lah source kernel yang sudah dimodifikasi tadi. cara kompile:

    1.$su
    2.#cp kernel 2.6.xx.tar.gz /usr/src
    3.#cd /usr/src
         #tar -zxvf kernel-2.6.xx
        #mv linux-2.6.xx linux
    4.#cd linux
    5.#make clean
    6.#make menuconfig –>langsung pilih exit aja
    7.#make
    8.#make modules_install install

10. Selesaikan proses instalasi kernel baru dan kemudian reboot dengan kernel baru tersebut. 

saya menemukan sedikit keanehan saat selesai kompile dan reeboot. sistem call saya tidak dapat dikenal,pesan kompiler:undefined reference, sehingga saya menambah langkah yang sumber saya dapat di internet

adapun saya membuat sistem call dengan nama coba.c (nama system call yang saya contohkan adalah ‘coba(int arg1, char* arg2)’ bukan mysyscall)yang berisi:
    #include <linux/linkage.h>
    
    asmlinkage int sys_coba(int arg1,char* char2){
        return(5);
    }

setelah reboot, saya melakukan langkah berikut agar sistem call saya dikenali
1. copy file di /usr/src/linux/include/asm-i386/unistd.h ke /usr/include/asm ; jika ada peringatan overwrite jawab dengan yes. menurut sumber yang saya baca,Adding a System Call to a 2.6.x Linux Kernel By Corban Rivera, 3204 GTA, hal ini diperlukan karena file unistd.h pada /usr/include/asm belum me-list system call kita. setelah saya periksa pada /usr/include/asm/unistd.h ,ternyata benar file tersebut hanya men-list 317 system call berbeda sekali dengan unistd.h yang kita edit yang berisi 324 system call. sehingga saya merasa perlu melakukan penimpaan file

2. lalu saya membuat header file coba.h yang berisi
    #include <linux/unistd.h>
    #include <linux/errno.h>
    #include <sys/syscall.h>

    long errno;/*kode kembalian untuk syscall*/

    /*#define __NR_coba 324*/
    /*_syscall2(int,coba, int, arg1, char*, arg2);*/

    int coba(int i,char* c)/*ada dua parameter sesuai coba.c*/
    {
                return syscall(__NR_coba,i,c);
    }

3.lalu menurut sumber yang saya baca,Adding A system call by Worcester Polytechnic Institute Computer science, kita harus mengkopi file header yang kita buat, dalam contoh ini,coba.h ke /usr/include/sys

4.lalu membuat tesfile tes.c (dimana saja contohnya /home/catur)
    #include <stdio.h>
    #include <sys/coba.h>

    int main(){
        /*parameter-parameter ini sebenarnya mubazir*/
      printf("%d",coba(1, "hi"));/*tampilan ke layar: 5*/

    }

5.kompile $gcc -o tes tes.c

6.jalankan $./c

7.program akan mengeluarkan 5

saya berpikir,seharusnya tidak perlu ada langkah tambahan seperti ini, apa karena kita tidak menimpa kernel sebelumnya maka semua file-file library lama,termasuk systemcall, tidak terganti? jika ya,apakah mungkin kita harus melakukan hard link,soft link atau menimpa secara manual ke semua file library?, maka untuk teman-teman yang berhasil tanpa perlu melakukan langkah tambahan ini mohon direply mungkin ada hal yang kurang pada post saya sebelumnya,’cara lain kompile kernel’

terima kasih kepada punk_ab atas sumber-sumbernya. bisa dilihat di (http://students.if.itb.ac.id/~if15020/if3191/)

Ketua Brurkom(klub linuxer)

tolong comment-nya ya.. 

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Viewfinder Design